| |
TENTANG KATA MUTIARA
 |
Seputar Kata Mutiara, Kata Bijak, Motivasi Bisnis, Motivasi Kerja, Penyemangat Hidup. Ketika kata mutiara jatuh ketangan seseorang yang sanggup untuk mengambil tindakan, maka saya yakin ia tidak akan hanya sekedar pengetahuan melainkan berubah menjadi kemampuan dan tentu saja akan menimbulkan manfaat yang beruntun. Boleh saja suatu kalimat yang bijak hanya sebagai penghibur dan sekaligus pemberi motivasi. Sayang sekali jika mutiara yang berharga hanya sampai dilevel itu. Semoga koleksi artikel motivasi di website ini dapat membuat kita semaik berdaya
Best Regards,
Ongko Suratih, ST, M.Pd
|
| |
|
BICARA BAGAIKAN PERAK, DIAM BAGAIKAN EMAS
|
 |
Kata Mutiara “Bicara Bagaikan Perak, Diam Bagaikan Emas” berasal dari bahasa Inggris, yaitu : “Speech is Silver, Silence is Golden”. Seperti halnya emas lebih berharga daripada perak, lebih sering lebih baik kita diam dari pada bicara jika hanya akan bikin tambah kisruh. Namun dalam situasi tertentu, adakalanya juga kita lebih baik bicara daripada diam saja, daripada diam membisu….:-)
Sesuaikan dengan situasi anda saja. Semakin bijak seseorang, maka semakin tahu juga dia kapan perlu diam dan kapan perlu bicara. Semoga anda dan saya semkin bijak. Sekali lagi kata mutiaranya adalah : “Bicara Bagaikan Perak, Diam Bagaikan Emas” |
| |
|
SANG GURU
|
 |
Isinya kata-kata mutiara dari orang-orang yang mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk kepentingan dan kebahagian seluruh penghuni dunia akhirat. Kata – kata seorang guru tidak perlu dibuktikan dan diperdebatkan karena sebuah kebenaran meskipun diperdebatkan atau disangkal akan tetap menunjukan KEBENARAN. Kebenaran bukan PEMBENARAN, bukan monopoli mayoritas kelompok tertentu, tidak memiliki label dan dapat diterima oleh akal sehat dan hati nurani. Berbeda dengan kata-kata cendekiawan yang harus dibuktikan dengan teori-teori dan hanya bias dipahami orang-orang yang berintelejensi tinggi. Kata – kata seorang guru dapat melampaui kebodohan dan kecerdasan. Untuk mengerti tidak perlu mempelajari banyak hal, memiliki gelar tertentu dan atau harus dari kalangan tertentu, tetapi cukup mengerti SATU hal dan mampu memahami serta mengamalkannya dengan baik dengan kesadaran dan tanpa pamrih. |
|
 |